Mari Berbagi Kemerdekaan!

72 tahun sudah Indonesia merdeka. Banyak hal yang terjadi dari mulai perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari agresi militer hingga berganti-ganti era perpolitikan. Semua menjadi dinamika bangsa ini sehingga menjadi bangsa yang tidak pernah tidur. Bangsa yang selalu sibuk menjaga diri dari segala bentuk ancaman. Negara yang eksotis dan bangsa yang beragam. Kaya namun penuh gejolak.

Di bidang perpolitikan terbagi menjadi banyak masa. Era kemerdekaan dimulai Soekarno dengan semangat menggeloranya. Berganti orde baru yang disiplin dan terbangun. Kemudian lahir teknokrat dan berganti dengan pemimpin cendekiawan. Kepemimpinan berlanjut oleh Megawati dan berganti dengan munculnya pemilihan umum yang disambut sorak sorai seluruh bangsa. Kini estafet itu berada di tangan Jokowi.

Perkembangan Era Perekonomian
Perkembangan Era Perekonomian

Di bidang perekonomian, Indonesia mendapatkan banyak gejolak yang diakibatkan oleh politik yang tidak stabil di masa lampau. Peletakan dasar pertama perekonomian dengan adanya kegotong-royongan dan koperasi. Lalu pesatnya pembangunan oleh rezim yang menyimpan bom waktu. Sehingga meledak menjadi era reformasi dengan efek keruntuhan ekonomi. Namun hal itu menjadi titik balik bagi pembangunan bangsa. Kemudian bangkit kembali dengan semangat perdagangan global.

Dalam konsep pembangunan ekonomi, terdapat beberapa era perekonomian. Yang pertama adalah ekonomi pertanian. Di dalamnya mencakup inovasi dalam mengolah tanah yang semula berburu menjadi bercocok tanam (budidaya). Yang kedua ada ekonomi industri. Di dalamnya terdapat inovasi produksi dan penggunaan mesin-mesin untuk produksi massal. Era ini juga dipicu oleh revolusi industri di banyak negara. Yang ketiga ada ekonomi informasi. Ekonomi ini bercorak modern dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ditandai dengan munculnya computer yang dapat memperluas penyebaran informasi. Yang keempat ada ekomoni kreatif dimana ide dan gagasan menjadi komoditas yang menjadi corong pembangunan.

Lantas dengan adanya komoditas baru berupa kekayaan inteketual, ekonomi pertanian tidak lagi digarap..? tentu tidak! Pertanian akan terus tumbuh dan tetap menjadi denyut nadi bangsa ini. Kekayaan alam menjadi modal kuat bagi bangsa ini untuk terus bertahan dan melindungi apa yang kita miliki. Pertanian justru harus tumbuh lebih pesat. Sektor ini telah lama menyimpan masalah. Sudah saatnya bangkit dan bekerja lebih cerdas. Teknologi yang ada menjadi mendukung bagi terciptanya iklim kondusif di sektor pertanian. Apa yang bisa kita buat? Banyak hal.

Lahan Pertanian
Lahan Pertanian

Anda sering melihat kesuburan tanah berkurang setelah dipakai lahan pertanian bertahun-tahun? Himpunlah data dan amati unsur haranya dengan menggunakan teknologi. Sajikan data untuk mendukung tahapan pengolahan lahan sehingga ia tidak gagal panen. Buatlah benih-benih yang unggul dengan nutrisi tinggi bagi pangan rakyat. Anda melihat petani kesulitan modal? Buatlah kanal-kanal penghimpun dana para pebisnis untuk ditanamkan pada sektor pertanian. Anda melihat petani kesulitan memasarkan produk? Mari bergabung bersama kami untuk membebaskan diri dari kesulitan ini. Jadilah bagian dari perubahan dan inovasi untuk keberlangsungan petani. Dengan modal intelektual yang ada, tidak mustahil sektor ini akan kembali menawan di mata anak muda. Karena generasi ini perlu tahu peluhnya bergumul di lahan untuk menghasilkan pangan terbaik di meja makan anda.

Selamat menghayati kemerdekaan ini. Mari berbagi kemerdekaan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *