Mau Bisnis Waralaba? Pelajari Segala Sesuatunya Disini!

Mengenal bisnis waralaba
Mengenal bisnis waralaba

Pernah melihat sebuah usaha yang sangat cepat membuka cabang dimana-mana? Atau melihat restoran dengan layanan yang terstandar? Bisa jadi itu adalah bisnis franchise! Istilah franchise atau waralaba tentu tidak asing bagi sebagian orang yang bergelut di dunia bisnis, khususnya kuliner. Konsep waralaba ini sangat menguntungkan karena bisa berkembang sangat cepat dengan standar baku yang sudah kita tentukan. Dengan sistem waralaba, peminat bisnis dapat dengan mudah menjalankan usaha walau hanya mempunyai pengalaman dan pengetahuan minim.

Mengapa waralaba yang menjadi trend bisnis saat ini, khususnya bagi pengusaha muda? Karena melalui bisnis waralaba banyak pengusaha muda akan mendapatkan : 1) transfer manajemen, 2) kepastian pasar, 3) promosi, 4) pasokan bahan baku, 5) pengawasan mutu, 6) pengenalan dan pengetahuan tentang lokasi bisnis, 7) pengembangan kemampuan sumberdaya manusia , dan yang paling terpenting adalah resiko dalam bisnis yang terbilang kecil.

Di Indonesia waralaba yang berkembang pesat dan masih sangat menguntungkan adalah waralaba di bidang makanan (Wong Solo, Sapo Oriental, CFC, Hip Hop, Red Crispy, Papa Rons dan masih banyak merek lainnya). Waralaba berbentuk retail mini outlet (Indomart, Yomart, Alfa Mart) banyak menyebar ke pelosok kampung dan pemukiman padat penduduk. Selain di bidang kuliner, bisnis waralaba bisa dilakukan pada sektor lain seperti jasa, kesehatan, teknologi, dan hardware (terutama service center).

Mengenal Bisnis Waralaba

Informasi Dasar
Informasi Dasar Mengenai Bisnis Waralaba

Pertama-tama, anda mesti mengenal istilah dalam bisnis waralaba, yaitu franchisor dan franchisee. Franchisor adalah pemberi waralaba yang memberikan hak untuk memanfaatkan dan menggunakan kekayaan intelektual kepada orang lain dan ciri khas usaha tersebut. Sedangkan franchisee adalah penerima waralaba yang menggunakan hak kekayaan intelektual dan ciri khas usaha tersebut untuk bisnisnya.

Selain itu, ada istilah lain yaitu Franchise fee atau biaya awal waralaba merupakan biaya yang harus dibayarkan dimuka sebelum gerai waralaba Anda mulai beroperasi. Pada prinsipnya biaya ini dibayarkan untuk Lisensi atau hak untuk menggunakan merk yang diwaralabakan dan hak untuk menggunakan (meminjam) pedoman operasional yang besarnya ditentukan oleh franchisor berdasarkan nilai-nilai bisnis yang dimilikinya.

Franchise fee harus meliputi hal-hal sebagai berikut:

  • Survey Lokasi dan design layout
  • Informasi berupa daftar inventory awal, termasuk stock barang yang dibutuhkan
  • Sourching (pencarian supplier) untuk initial inventory dan stock barang
  • Bimbingan dan diskusi untuk menyusun business plan
  • Rekruitmen dan tau seleksi para pegawai mula-mula
  • Penyelenggaraan pelatihan awal
  • Supervisi dan eksekusi launching

Memilih Skema Royalti Fee

Royalti Fee
Memilih Skema Royalti Fee

Nah, jika franchise fee adalah biaya untuk modal awal bisnis, maka beda lagi dengan Royalty Fee. Royalty fee adalah biaya yang harus dibayar setelah gerai waralaba mulai beroperasi. Metode royalty ini beragam, namun pada umumnya berupa persentase terhadap setiap penghasilan yang diterima franchisee, dengan mengecualikan unsur pajak, bila ada. Ada yang menetapkan flat, berapapun omset yang diraih franchisee maka prosentasenya tetap tidak berubah. Namun ada juga yang melakukan penetapan persentase progresif sesuai dengan nilai penjualan franchisee dengan batasan minimal omset tentunya. Dalam menentukan Franchise Fee dan Royalty Fee, ada 3 pendekatan yang dapat dilakukan, yaitu Market oriented, Customer oriented, dan Cost oriented.

Market Oriwiyatamandalented : Pendekatan market oriented dilakukan dengan membandingkan indeks Franchise Fee dan Royalty Fee dari industri sejenis menggunakan data yang dikeluarkan oleh asosiasi atau lembaga tertentu yang berkaitan tentang franchise.

Customer Oriented : Pendekatan customer oriented dilakukan dengan memprediksikan kemampuan calon customer diwilayah tertentu, misal untuk regional Jakarta akan lebih mahal dibanding Yogya karena mayoritas daya beli berbeda, baik untuk calon Franchisee maupun untuk konsumen bisnis kita. Oleh karena itu, nilai Franchise Fee dan Royalty Fee akan bervariasi bergantung wilayahnya.

Cost Oriented : Pendekatan cost oriented dilakukan dengan menghitung seluruh biaya yang dibutuhkan oleh franchisoruntuk mengembangkan sistem franchise, mempromosikan paket franchise hingga support kepada franchisee nya. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian secara kualitatif dan kuantitatif untuk menentukan Franchise Fee dan Royalty Fee dengan menggunakan pendekatan cost oriented ini.

Plus minus bisnis waralaba

Plus Minus Waralaba
Kenali Keunggulan dan Kelemahan Bisnis Waralaba

Bisnis waralaba mempunyai keuntungan dan kerugian sebagai berikut:

Kelebihan Bisnis Waralaba:

  • Bisnis yang telah terbangun dan telah teruji serta realisasi dengan baik dapat membuat Anda terhindar dari kegagalan bisnis.
  • Bisnis tersebut sudah dikenal oleh masyarakat sehingga Anda tidak perlu bersusah payah untuk melakukan pemasaran.
  • Manajemen finansial yang mudah karena franchisor telah menetapkan sistem-nya dari awal
    kerja sama yang telah terbangun (dengan pemasok, pihak pemasaran atau iklan) dan memudahkan franchisee untuk meneruskannya.
  • Dukungan beragam yang diberikan oleh franchisor (pelatihan mengenai proses pemasaran, finansial dan tips dalam menjalankan usaha).

Kelemahan Bisnis Waralaba:

  • Anda memiliki kendali minimal atas bisnis karena sistem yang telah ditentukan dari pertama.
    Ketergantungan pada supplier yang telah ditentukan franchisor walaupun kita mendapatkan pemasok dengan harga yang lebih murah.
  • Ketergantungan pada reputasi waralaba lain, jika ada waralaba lain yang melakukan kesalahan hingga merusak reputasi merek dagang franchise tersebut. Hal ini akan berdampak bagi bisnis Anda karena nama dagang yang sama.
  • Biaya waralaba yang beragam seperti biaya pembelian merk dagang di awal perjanjian serta biaya lanjutan untuk dukungan dan pelatihan.

Itulah beberapa informasi mengenai bisnis waralaba. Apakah anda tertarik untuk membuka bisnis tersebut?

SUMBER
ideusahabisnis.com
liputan6.com
info-waralabamurah.blogspot.co.id
konsultanwaralaba.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *