fbpx

Ada Apa dengan Alpukat Mentah?

Mita Husnulhayati October 8, 2019

Siapa yang tidak menyukai buah Alpukat? Buah yang menjadi primadona baik di store-store jus pinggir jalan bahkan hingga ke dalam mal-mal dan pusat perbelanjaan. Dibalik enaknya jus alpukat yang kita minum, ada proses panjang dibaliknya. Penanaman buah alpukat hingga dapat dipanen memakan waktu bertahun-tahun lamanya. Alpukat siap dipanen 10-15 tahun jika ditanam melalui biji, sedangkan jika ditanam dengan sistem vegetatif biasanya akan mulai berbuah setelah berumur sekitar 5-8 tahun bergantung pada perawatan yang diberikan.

Pemanenan buah alpukat dilakukan ketika buah sudah tua namun masih keras (mentah). Mengapa buah-buahan pada umumnya dipanen ketika mentah? Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan proses pengirimannya (shipment). Buah yang sudah matang akan mudah mengalami kerusakan, kerusakan tersebut dapat diakibatkan karena tumpukan, gesekan dan kemungkinan kerusakan perjalanan lainnya. Sehingga dengan keadaan buah yang masih keras dapat menjaga keutuhan bentuk dari buah.

Meski Alpukat dipanen dalam keadaan mentah, jangan khawatir. Alpukat termasuk kedalam jenis buah klimakterik. Buah klimakterik adalah buah-buahan yang ketika memasuki fase pematangan akan mengalami pelonjakan etilen yang beriringan dengan respirasinya. Sehingga buah alpukat ini bisa matang dengan sendirinya meskipun tidak matang di pohonnya.

Lalu bagaimana cara mematangkan alpukat? Berbagai cara dapat dilakukan untuk mempercepat pematangan, salah satunya yaitu dengan cara pemeraman. Pernah melihat alpukat yang dikubur di dalam wadah berisi beras? Ya, cara tersebut merupakan salah satu cara untuk mematangkan alpukat. Pematangan buah seperti alpukat terjadi ketika peningkatan gas etilen yang dihasilkan oleh buah tersebut. Semakin banyak gas etilen yang meliputi buah ini, semakin cepat buah tersebut menjadi matang. Dengan diperam ke dalam beras, gas etilen yang dikeluarkan buah alpukat akan ’terperangkap’ di sekeliling buah, sehingga dia menjadi cepat matang.

Cara lain yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pelukaan, alias membuat sayatan pada bagian ujung buah alpukat kemudian ditutup dengan tisu. Pelukaan ini dapat mengakibatkan terbentuknya gas absisat yang memicu pematangan atau penuaan buah. Penutupan dengan tisu bertujuan agar bagian yang terbuka tidak terserang bakteri dan menjadi busuk.

Nah begitulah mengapa alpukat di panen mentah dan bagaimana cara mematangkannya! Jadi, sudah punya alpukat belum? Kalau belum, Inagri sedang Pre-Order Alpukat Mentega loh! Buruan, sebelum keabisan!

Untuk pemesanan alpukat dan produk lainnya dapat melalui kontak kami atau ke nomor 083891679523